Banten, – Pengelolaan anggaran di Kabupaten Serang menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah pihak menilai perlunya peningkatan transparansi dan penguatan pengawasan guna memastikan akuntabilitas dalam penggunaan keuangan daerah.

 

Sorotan ini muncul seiring adanya kebijakan alokasi anggaran dalam jumlah besar pada beberapa sektor, yang dinilai belum sepenuhnya diiringi dengan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Keterbatasan akses terhadap data perencanaan, pelaksanaan, hingga realisasi anggaran dinilai berpotensi menimbulkan berbagai persepsi di ruang publik.

 

Selain itu, penyesuaian terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) turut menjadi perhatian. Kebijakan tersebut dinilai sebagai bagian dari dinamika pembangunan, namun tetap memerlukan penjelasan yang komprehensif agar dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat.

 

Di sisi lain, isu kesejahteraan masyarakat, termasuk aspirasi dari kalangan pekerja, menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas kebijakan anggaran daerah.

 

Penguatan pengawasan menjadi salah satu poin penting dalam memastikan tata kelola anggaran berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas. Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah diharapkan dapat lebih optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan internal.

 

Ibnu, aktivis pemerhati kebijakan publik, menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam pengelolaan anggaran.

 

“Transparansi adalah kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat. Informasi yang terbuka akan membantu publik memahami arah kebijakan pemerintah,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam perencanaan pembangunan agar kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

 

Heriadi, Kadiv Intelijen dan Investigasi Gabungan Wartawan Indonesia Pusat, menyampaikan bahwa fungsi kontrol sosial harus terus diperkuat.

 

“Pengelolaan anggaran publik harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. Keterlibatan berbagai pihak dalam pengawasan menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa keterbukaan informasi merupakan langkah strategis dalam menjaga kepercayaan publik.

 

Meningkatnya perhatian publik terhadap pengelolaan anggaran di Kabupaten Serang diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat transparansi, meningkatkan kualitas pengawasan, serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Red)