Tanggamus – Tanggul penahan air di Kampung Bayur, Dusun Sinar Maju, Pekon Negara Batin, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan jebol pada malam hari akibat derasnya debit arus sungai yang meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Peristiwa ini diduga dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah tersebut, sehingga menyebabkan volume air sungai meluap dan mengikis tanggul hingga akhirnya tidak mampu menahan arus.
Kepala Pekon Negara Batin, Mirza, S.E., menyampaikan kekhawatirannya atas kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa posisi tanggul yang terkikis kini hanya berjarak sekitar satu meter dari salah satu rumah warga, sehingga sangat berpotensi mengancam keselamatan penghuni.
“Kondisinya sangat mengkhawatirkan. Jarak antara tanggul yang terkikis dengan rumah warga tinggal sekitar satu meter. Jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin rumah tersebut bisa hanyut terbawa arus,” ujar Mirza.
Ia pun memohon kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), agar segera mengambil langkah cepat dalam penanganan darurat guna mencegah dampak yang lebih besar.
Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) setempat melaporkan bahwa pasca kejadian, pihak BPBD telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan survei dan meninjau kondisi tanggul yang jebol pada Senin (6/4/2026).
“BPBD sudah melakukan survei ke lokasi untuk melihat kondisi terkini dan menilai tingkat kedaruratan,” ujarnya.
Namun hingga berita ini ditayangkan, pihak BPBD Kabupaten Tanggamus belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait langkah penanganan yang akan dilakukan.
Warga sekitar kini berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait, mengingat kondisi tanggul yang kritis dapat sewaktu-waktu membahayakan permukiman di sekitarnya, terutama jika curah hujan kembali meningkat dalam waktu dekat. (Mas’ud)