Tanggamus — Media Rakyat Bersatu
Senin 8 Desember 2025
Jebolnya tanggul aliran Way Tuba di RT 17 Lebak Jaya memicu banjir besar yang menggenangi permukiman warga hingga mengalir menuju Waduk Kali Begho, Kelurahan Pasar Madang, Kotaagung. Kondisi darurat ini langsung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus yang bergerak cepat bersama unsur Forkopimda, TNI–Polri, serta berbagai elemen masyarakat.
Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi memimpin peninjauan lokasi terdampak, didampingi jajaran lengkap Forkopimda dan pejabat strategis, antara lain:
Kajari Tanggamus
Dandim 0424/Tanggamus diwakili Danramil
Kapolres Tanggamus
Kepala Dinas PU
Kepala BPBD Tanggamus
Inspektur Kabupaten Tanggamus
Asisten II Setdakab Tanggamus
Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus Hj. Siti Mahmudah Saleh
Ketua I TP PKK Kabupaten Tanggamus
Sejumlah Kepala OPD teknis lainnya
Hadir pula Anggota DPRD Tanggamus Fraksi Gerindra, Hi. Tahang S.Kom., MTI, yang memberikan apresiasi atas cepatnya pemerintah merespons kejadian tersebut.
“Atas nama warga Pasar Madang, kami memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Tanggamus yang hadir langsung meninjau kondisi tanggul jebol ini. Kehadiran beliau sangat berarti dan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam percepatan penanganan,” ujar Hi. Tahang.
Peninjauan juga dihadiri:
Lurah Pasar Madang Mega Sari, SE
Lurah Baros
Camat Kotaagung Adi Putra
Pendamping PKH Fauzan Sri Yanto beserta tim
Unsur Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kerusakan tanggul sangat berpotensi menimbulkan ancaman bagi warga jika hujan kembali turun. Bupati menegaskan bahwa perbaikan permanen menjadi prioritas segera.
“Tanggul yang jebol ini harus segera ditangani. Ini menyangkut keselamatan masyarakat. Koordinasi lintas sektor sudah berjalan, dan perbaikan permanen akan dipercepat,” tegas Bupati.
Sementara itu, relawan masyarakat, Satgas Jalan Lurus, dan unsur TNI bergerak cepat melakukan perbaikan awal dengan membangun tanggul darurat menggunakan karung tanah. Upaya gotong-royong ini menjadi tameng sementara agar luapan air tidak kembali mengancam rumah-rumah penduduk.
BPBD dan Dinas PU turut menyiapkan langkah teknis lanjutan berupa normalisasi sungai, pembersihan material lumpur, serta pemasangan pengaman sementara sebelum pembangunan tanggul permanen dilakukan.
Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Siti Mahmudah Saleh, didampingi Ketua I TP PKK, meninjau rumah warga terdampak dengan fokus pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan. Ia meminta agar bantuan darurat dari Dinas Sosial dan pendamping PKH disalurkan cepat dan tepat sasaran.
Peristiwa banjir ini kembali menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur pengendali banjir di wilayah Pasar Madang. Pemerintah Kabupaten Tanggamus memastikan komitmen penuh untuk melakukan penanganan terukur, menyeluruh, dan berkelanjutan demi keselamatan masyarakat.
(Roni)